Kamis, 24 Oktober 2013

Beat


Sepertinya motor beat saya butuh service,
semoga nggak ngadat di tengah jalan lagi,
salah saya juga sih, nggak nyervis motor itu hampir selama 8 bulan -_-'
okee, besok harus service
biar nyaman dikendarai

Rabu, 23 Oktober 2013

Lagu ituuu :D

Kalau denger lagu ituu, rasanya aneh
seolah-olah  bisa terbang ke awan (kalau saya yang dinyanyiin,) ;p
hehehehe
lagunya adalah Janji Suci : Yovie_Nuno dan Tak Sebebas Merpati : Kahitna :)))
melting parah -,-'

tapi belum saatnya ya,,soalnya  harus disiapin dulu semuanya :D
banggain ortu dulu kalii,, semoga bisa berjalan beriringan , amiin :D

SEMANGAT :D

Selamat pagi dunia

Pagiii,,
Yuk, bersemangat untuk mencari ilmu Allah, dan berlari menjemput rizki  :))
Hap hap hap..
Semangat belajarnya, dhikaaa,, semangat bekerja dan belajar, engkau yang disanaa :)))
Semangat membaca dhikaa,, karena dengan membaca, kamu bisa mengetahui dunia di luar sana :))


BISMILLAH, SEMANGAT :)))
DUNIAMU SELUAS PIKIRANMU :))))
FOR YOU, MY LORD



Minggu, 20 Oktober 2013



           Di Titik Terbawah


 Sekali lagi, saya berada di titik terbawah :(
 Parahnya, situasi itu terjadi menjelang sidang
 Biarlah, yang kemarin ya kemarin
 Mau diapakan lagi kalau kejadiannya sudah berlalu
 Sekarang saatnya evaluasi diri, perkuat keyakinan, dan tetap terus belajar
 Satu hal yang pasti, PERBAIKI DIRI
 Kalau iman dan mental di titik terbawah lagi, itu alami
 saya baru sadar dan baru membaca terjemahan ayat alQuran dalam bahasa inggris yang menyebutkan   bahwa, "It's God who created you from weak beginning, then after weakness, gave you strength, then after strength, ordained a weakness (30: 54)
 okey,,semoga saya bisa tetap mendekatkan diri dengan Yang Maha Menguasai langit dan bumi,
 karena Dialah sumber kekuatan saya dan sumber kehidupan saya


bismillah,,
Selamat datang di dunia baru, Risqi mahardhika rahmawati, S. Ked
semoga  kamu bisa menjadi mentari yang mampu menerangi dan memberi keceriaan untuk orang di sekitarmu

SEMANGATTTTTTTTTTTTTTT
SEMANGAATTTTTTTTTTTTTT
SESUNGGUHNYA ALLAH BERSAMAKU :)))









Minggu, 08 September 2013

Bahagia itu sederhana


Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita bangun tidur dan sadar bahwa kita masih bisa bernafas

Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita masih bisa melihat sinar matahari dan merasakan panas yang menimpa tubuh kita

Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita masih bisa makan dengan lauk apa adanya

Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita masih bisa melihat senyum dan mendengar tawa orang tua kita

Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita masih bisa berkomunikasi dengan saudara walaupun jarang

Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita bisa berkumpul dan tertawa bersama teman-teman terdekat

Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita memiliki seseorang yang mampu menguatkan dan mengarahkan ke jalan kebaikan, walaupun terkendala jarak yang memisahkan

bahagia itu sederhana
yaitu ketika seseorang itu mengatakan bahwa "kalau emang mau sesuatu, mending usaha sendiri tanpa mengandalkan orang tua", dan saya pun terinspirasi olehnya

Dan bahagia itu sangat sederhana
yaitu ketika aku mengingat Allah, Rasul-Nya, keluragaku, dan dia,,
pikiran dan imanku terarah
dan hatiku menjadi tenang dan nyaman

terimakasih, Tuhan
sungguh, bahagia yang Engkau berikan kepada hamba tidak terhitung berapa jumlah dan nilainya :))
semoga, aku bisa membuat mereka bahagia, dan hidup bahagia bersama mereka :)))
Amin

Kamis, 14 Februari 2013




               Tentang Rasa , Tentang  Seseorang

Ibarat pensil warna, seseorang itu tiba- tiba datang, memberikan coretan dan guratan warna – warni di lembaran kehidupanku. Indah, nyata, dan mengesankan. Nuansanya pun menjadi berbeda, lebih cerah, kontras, namun tetap selaras.

Namun, terkadang aku bertanya. Kenapa dia datang tiba-tiba? Apa karena doa itu?

Tiga bulan lalu ibu bertanya apakah aku sudah memiliki seseorang. Aku menjawab apa adanya, “ Aku belum punya, bu”. Ibu hanya tertawa dan menanyakan alasannya. Aku cuma bisa nyengir dan menjawab dengan enteng bahwa kaum adam yang seangkatan denganku usianya lebih muda dan sebagian besar dari  mereka memang sudah mempunyai pacar. Aku hanya bisa tertawa dan mengatakan kalau nanti aku sudah masuk rumah sakit dan menjadi ko- ass, pasti aku akan mencari calon, entah calonnya itu dokter yang menempuh pendidikan dokter spesialis, teman sejawat, atau bahkan pasiennya. ibu kembali tertawa.  Aku mencoba meyakinkan ibu bahwa suatu saat nanti, cepat atau lambat, pasti ada seseorang yang datang memasuki kehidupan putrinya. 

Entah, doa itu kembali terucap dalam lubuk hati yang paling dalam.
“Ya Rabb, hamba butuh seseorang, yang bisa menguatkan dan memberi semangat kepada hamba. “. 

Aku lupa, sudah berapa kali aku memanjatkan doa itu. Mungkin bisa dibilang wajar karena kehidupanku sangat monoton, selalu dihiasi dengan banyaknya materi yang harus dihafal dan dinalar serta masalah organisasi yang biasanya membuat kepala semakin penat. 

Satu minggu pun berlalu. Tiba- tiba dia datang. Memberi harapan, memberi semangat, dan menularkan kekuatan. Aku bertanya kepada Tuhan, apakah dia ya Rabb?

Awal kedatangannya, aku merasa biasa saja. Namun, seiring waktu mulai berjalan, muncul sedikit perasaan yang sulit dijelaskan. Ambigu sekali. Aku berdoa kepada Tuhan

“Tuhan, jangan biarkan hamba menyukainya”. 

Perasaan itu terus tumbuh, semakin besar. Aku ingin mengakhirinya, namun , sertiap hari dia memberi keceriaan. Aku hanya merasa bahwa induksi kali ini semakin membesar.

Syukur masih aku haturkan kepada Tuhan karena aku masih mampu mengendalikan rasa itu. Aku mencoba untuk berpikir rasional karena aku tidak mau terjatuh untuk kedua kalinya, mengharap balasan dari seseorang yang pernah dekat denganku sebelumnya. Aku takut sakit, karena penyembuhan sakit hati lebih lama dari sakit fisik.

Syukur masih aku haturkan sekali lagi kepada Tuhan karena Tuhan telah mengirimkan dia untukku. Darinya aku belajar dan bisa lebih yakin tentang arti kerja keras, mimpi besar, harapan dan keikhlasan. Tidak tahu kenapa, aku merasa nyaman berinteraksi dengannya. Aku bisa menjadi diri sendiri tanpa menutupi kekuranganku.

Aku bersyukur bisa mengenalnya lebih dekat. Aku memang berharap, tapi aku tidak berani berharap lebih.  Aku tidak yakin dengan perasaannya kepadaku. Tapi aku tetap bersyukur dengan kondisi seperti itu. Menjadi teman pun bukan masalah bagiku. Karena Allah pasti memberikan jalanNya yang terbaik untuk kami. 

Untukmu
Terimakasih atas waktumu
Terimakasih atas harapanmu
Terimakasih atas semangatmu
Maaf, karena aku menaruh hati padamu
Entah, aku tiba-tiba menangis karenamu dalam doa dan dzikirku
Anggap saja angin lalu :D

Lakukan yang terbaik ya,
Demi Allah, agamamu, bangsamu, keluargamu, dan masa depanmu
Doaku untukmu dan akan menyertaimu, Danang PrayogoH


                                                                                                                                                    Jumat, 15 februari 2013