Minggu, 08 September 2013

Bahagia itu sederhana


Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita bangun tidur dan sadar bahwa kita masih bisa bernafas

Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita masih bisa melihat sinar matahari dan merasakan panas yang menimpa tubuh kita

Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita masih bisa makan dengan lauk apa adanya

Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita masih bisa melihat senyum dan mendengar tawa orang tua kita

Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita masih bisa berkomunikasi dengan saudara walaupun jarang

Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita bisa berkumpul dan tertawa bersama teman-teman terdekat

Bahagia itu sederhana
yaitu ketika kita memiliki seseorang yang mampu menguatkan dan mengarahkan ke jalan kebaikan, walaupun terkendala jarak yang memisahkan

bahagia itu sederhana
yaitu ketika seseorang itu mengatakan bahwa "kalau emang mau sesuatu, mending usaha sendiri tanpa mengandalkan orang tua", dan saya pun terinspirasi olehnya

Dan bahagia itu sangat sederhana
yaitu ketika aku mengingat Allah, Rasul-Nya, keluragaku, dan dia,,
pikiran dan imanku terarah
dan hatiku menjadi tenang dan nyaman

terimakasih, Tuhan
sungguh, bahagia yang Engkau berikan kepada hamba tidak terhitung berapa jumlah dan nilainya :))
semoga, aku bisa membuat mereka bahagia, dan hidup bahagia bersama mereka :)))
Amin

Kamis, 14 Februari 2013




               Tentang Rasa , Tentang  Seseorang

Ibarat pensil warna, seseorang itu tiba- tiba datang, memberikan coretan dan guratan warna – warni di lembaran kehidupanku. Indah, nyata, dan mengesankan. Nuansanya pun menjadi berbeda, lebih cerah, kontras, namun tetap selaras.

Namun, terkadang aku bertanya. Kenapa dia datang tiba-tiba? Apa karena doa itu?

Tiga bulan lalu ibu bertanya apakah aku sudah memiliki seseorang. Aku menjawab apa adanya, “ Aku belum punya, bu”. Ibu hanya tertawa dan menanyakan alasannya. Aku cuma bisa nyengir dan menjawab dengan enteng bahwa kaum adam yang seangkatan denganku usianya lebih muda dan sebagian besar dari  mereka memang sudah mempunyai pacar. Aku hanya bisa tertawa dan mengatakan kalau nanti aku sudah masuk rumah sakit dan menjadi ko- ass, pasti aku akan mencari calon, entah calonnya itu dokter yang menempuh pendidikan dokter spesialis, teman sejawat, atau bahkan pasiennya. ibu kembali tertawa.  Aku mencoba meyakinkan ibu bahwa suatu saat nanti, cepat atau lambat, pasti ada seseorang yang datang memasuki kehidupan putrinya. 

Entah, doa itu kembali terucap dalam lubuk hati yang paling dalam.
“Ya Rabb, hamba butuh seseorang, yang bisa menguatkan dan memberi semangat kepada hamba. “. 

Aku lupa, sudah berapa kali aku memanjatkan doa itu. Mungkin bisa dibilang wajar karena kehidupanku sangat monoton, selalu dihiasi dengan banyaknya materi yang harus dihafal dan dinalar serta masalah organisasi yang biasanya membuat kepala semakin penat. 

Satu minggu pun berlalu. Tiba- tiba dia datang. Memberi harapan, memberi semangat, dan menularkan kekuatan. Aku bertanya kepada Tuhan, apakah dia ya Rabb?

Awal kedatangannya, aku merasa biasa saja. Namun, seiring waktu mulai berjalan, muncul sedikit perasaan yang sulit dijelaskan. Ambigu sekali. Aku berdoa kepada Tuhan

“Tuhan, jangan biarkan hamba menyukainya”. 

Perasaan itu terus tumbuh, semakin besar. Aku ingin mengakhirinya, namun , sertiap hari dia memberi keceriaan. Aku hanya merasa bahwa induksi kali ini semakin membesar.

Syukur masih aku haturkan kepada Tuhan karena aku masih mampu mengendalikan rasa itu. Aku mencoba untuk berpikir rasional karena aku tidak mau terjatuh untuk kedua kalinya, mengharap balasan dari seseorang yang pernah dekat denganku sebelumnya. Aku takut sakit, karena penyembuhan sakit hati lebih lama dari sakit fisik.

Syukur masih aku haturkan sekali lagi kepada Tuhan karena Tuhan telah mengirimkan dia untukku. Darinya aku belajar dan bisa lebih yakin tentang arti kerja keras, mimpi besar, harapan dan keikhlasan. Tidak tahu kenapa, aku merasa nyaman berinteraksi dengannya. Aku bisa menjadi diri sendiri tanpa menutupi kekuranganku.

Aku bersyukur bisa mengenalnya lebih dekat. Aku memang berharap, tapi aku tidak berani berharap lebih.  Aku tidak yakin dengan perasaannya kepadaku. Tapi aku tetap bersyukur dengan kondisi seperti itu. Menjadi teman pun bukan masalah bagiku. Karena Allah pasti memberikan jalanNya yang terbaik untuk kami. 

Untukmu
Terimakasih atas waktumu
Terimakasih atas harapanmu
Terimakasih atas semangatmu
Maaf, karena aku menaruh hati padamu
Entah, aku tiba-tiba menangis karenamu dalam doa dan dzikirku
Anggap saja angin lalu :D

Lakukan yang terbaik ya,
Demi Allah, agamamu, bangsamu, keluargamu, dan masa depanmu
Doaku untukmu dan akan menyertaimu, Danang PrayogoH


                                                                                                                                                    Jumat, 15 februari 2013
                                                                                                                                              






Minggu, 04 November 2012



                Assalamualaikum wr.wb


                Hai sobat, ini adalah kali kedua bagi saya untuk menyampaikan perkenalan dalam blog terbaru saya setelah sebelumnya saya gagal dalam membuat dan mempertahankan blog. Kenapa begitu? Perlu diketahui bahwa saya jarang online dan modem saya rusak mulai awal tahun 2012 kemarin. So, insya allah mulai besok saya akan rajin online untuk mencari jurnal dan memposting di blog ini. Lho, maksudnya ?

                Nah, kali ini saya memakai nama pena. Panggil saja saya maharsy1. Beberapa teman bertanya kepada saya tentang arti nama itu. Dan mau tidak mau saya memberitau mereka. jadi, Mahar merupakan kata kedua dari nama saya (nama saya terdiri dari 3 kata). Nah, saya suka dengan kata mahar karena saya menyukai tokoh mahar dalam laskar pelangi. Hohoho..
.
                Nah, selain itu, kata mahar juga memberikan sensasi tertentu di telinga (menurut saya), namun sisi negatif dari nama ini adalah ketidakjelasan penggunaannya apakah yang bernama mahar itu pria atau wanita.

                Kata berikutnya adalah arsy. Taukah anda bawa arsy bermakna langit? Arsy berasal dari bahasa arab. Saya sangat menyukai kata itu karena saya memang suka memandang langit. Disaat iman saya turun dan saya memandang langit, saya akan ingat dengan kebesaran Pencipta saya. Dengan memandang langit, saya juga bisa merasakan bawa Kuasa Allah begitu besar, selain itu melalui langit, Allah mengajarkan saya supaya tidak sombong. Kenapa demikian? Kalau dipikir-pikir, ketika kita sombong  punya kepandaian,kekayaan,jabatan atau apapun itu, kita malah merugi. Saya pernah membaca ,dengan sebiji dzarrah kesombongan, seorang manusia bisa masuk neraka. Selain itu,saya sangat suka memandang langit karena langit itu benar-benar indah. Waktu saya kecil dulu, saya tertarik dengan pelajaran IPA yang banyak memberikan pengetahuan tentang planet-planet di ldalam tata surya dan bahkan saya bercita-cita jadi astronot, dan tidak ketinggalan juga saya suka menonton film berbau ruang angkasa, seperti Star wars, Star trek, Independence day, dan lain-lain. Wah,,inget sama ksatria jedi nih,, :D

                Okey, selanjutnya adalah arti dari 1. Makna yang ingin saya sampaikan adalah saya hanya menyembah 1 tuhan, Dialah Allah, The All Knowing and The Greatest.  :)
 
                Okey, saya rasa cukup sekian perkenalannya, nah kalian bisa saja memanggil saya Mahar atau Arsy. Hatur nuhun

Wassalamualaikum wr.wb


               

Selasa, 27 Maret 2012

Ighfirly ya Rabb

Ya Rabb, 
Ampuni hambamu ini,,
Ampuni hamba yang telah melanggar batas-batas peraturanmu sehingga Engkau memberi hamba perasaan ketidaknyamanan ini..
Maafkan hamba ya Rabb, hamba terbawa arus, hamba berpaling dari Engkau selama beberapa waktu dan akhirnya Engkau memberi peringatan kepada hamba

Ampuni hamba ya Rabb,,
karena hamba masih belum bisa melaksanakan amanah yang  Engkau, orang tua, teman-teman berikan dengan baik
hamba bingung ya Rabb, untuk membagi waktu berorganisasi, belajar dan sebagainya
hamba tau, Engkau memberi hamba banyak amanah ini supaya hamba lebih baik, atau Engkau menginginkan hamba untuk lebih banyak menghabiskan waktu dalam urusan yang baik daripada urusan yang buruk
hamba berterimakasih padaMu ya Rabb, atas semua itu
atas kesempatan kedua yang Engkau berikan dalam studi hamba sehingga hamba bisa masuk fakultas kedokteran yang hamba inginkan sedari kecil
atas kesempatan untuk menikmati indahnya menempuh pendidikan di fkg
atas segala nikmat yang Engkau berikan hingga detik ini

tapi, untuk saat ini, hamba takut ya Rabb
hamba takut mengecewakan semua orang yang percaya kepada hamba
hamba takut mengecewakanMu
hamba tau, semua amanah ini akan dimintai pertanggujawabannya

namun kali ini hamba bimbang ya Rabb
hamba merasa tidak berdaya
hamba merasa tidak kuat untuk menanggung dan mengerjakan semuanya
hamba tau, perasaaan ini muncul tatkala hamba jauh darimu atau hamba melkukan dosa

Ighfirly ya Rabb
Ighfirly
Ighfirly
Engkau adalah Tuhan Yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang
Maka, ampunilah hamba ya Rabb

mungkin Engkau telah memberi hamba kesempatan berkali-kali kepada hamba untuk berbuat baik, tapi hamba selalu menyia-nyiakannya
Ighfirly ya Rabb

hamba sadar ya Rabb
hamba akan kuat, bersemangat, dan kembali ke fitrah hamba sebagai "manusia yang utuh" bila hamba dekat denganMu
hamba tau, rasa ini adalah ujian dan peringatan dariMu
maka dari itu Ihgfirly ya Rabb

dan beri hamba kekuatan ya Rabb, untuk memerangi nafsu hamba, memerangi godaan syetan, dan selalu berada dalam jalan yang Engkau berkahi
beri hamba kekuatan ya Rabb agar hamba bisa melakukan semua amanah ini dengan baik

Amin 


Kamar Kos, Waktu Shubuh